TAMBANG EMASKU BARANG BEKAS/ROSOKAN

BP1Setelah diguyur hujan selama dua hari tanah di dusun Mojolegi desa DukuhMojo tampak becek, terlihat pandangan tumpukan –tumpukan barang bekas atau rongsokan dalam karung-karung plastik.Lingkungan sekitar tampak kelihatan seperti lingkungan kumuh padahal memang disitulah letak suatu usaha Bapak Arofik didalam mengegeluti usahanya sebagai pengempul rosokan dan sekaligus menerima jasa penggilinggannya. Berkat keuletan dan kegigihan Bapak Arofik yang kelahiran di Jombang 1972 yang hanya mengeyam pendidikan sampai tingkat sekolah dasar saja yang sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan yang dilakoninya semenjak remaja sampai mempunyai dua orang anak laki-laki.Dengan bekerja sebagai tukang bangunan dan malam harinya sebagai tenaga keamanan di pabrik plastik dekat rumahnya merasa belum cukup untuk memenuhi tingkat kebutuhan keluarganya.Dengan berbekal sering melihat dan sedikit mempelajari di pabrik plastik tempat beliau bekerja sebagai tenaga keamanan, akhirnya muncul keinginan untuk mendirikan usaha sendiri tentang dunia daur ulang barang bekas ini. Usaha daur ulang ini diawali pada tahun 2007 yang semula hanya sebagai pengempul saja karena masih belum memiliki mesin penggiling sendiri sehingga masih harus menggilingkan ke orang lain dengan membayar jasa Rp 300,-/kgnya.Dengan tertatih-tatih didalam mengawali usahanya yang pada waktu itu bermodalkan Rp.2.000.000,-,Bapak Arofik tetap bangkit untuk melanjutkan usahanya. Sesuai dengan keinginannya untuk bisa mengembangkan usahanya beliau mendapat informasi dari warga sekitar dan dari anggota BKM yang lama yang bernama Abidin tentang program P2KP yang dapat memberikan pinjaman lunak. Dengan senang hati mendengar informasi tersebut, akhirnya Bapak Arofik mendatangi kepada pengurus atau pihak pengelola keuangan atau UPKnya yang bernama Atik yang sekarang dipegang oleh Sisca Andayani.. Setelah mendapat informasi bagaimana prosedurnya , Akhirnya Bapak Arofik Membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang bernama KSM “Sejati” yang beranggotakan 6 orang, beliau sendiri yang menjadi ketuanya dan 5 orang anggotanya adalah: 1. Bapak Suwarno yang bekerja sebagai Buruh Pabrik 2. Bapak Samai yang bekerja sebagai Sopir truk 3. Bapak Nadi yang bekerja sebagai sopir truk 4. Sugiati yang bekerja sebagai buruh barang bekas 5. Sumarni yang bekerja sebagai buruh barang bekas Pinjaman pertama kali pada tahun 2007 sejumlah Rp.3.000.000,- dibagi enam orang tersebut sehingga masing-masing mendapat Rp 500.000,- dengan jasanya 1% dengan jangka waktu yang cukup lama yaitu 10 bulan angsuran lunas.Sehingga setiap orangnya mengangsur Rp 55.000,-./bulan. Bapak Arofik beserta anggotanya sangat senang sekali dengan adanya pinjaman lunak ini, dimana proses atau prosedurnya sangat mudah sekali tanpa memerlukan jaminan apapun. Dengan adanya pinjaman bergulir dari program P2KP ini Bapak Arofik sekarang sudah dapat memiliki Mesin penggiling sendiri dengan harga Rp 18.000.000,- dengan cara mengkredit. Sehingga usahanya dapat berkembang tidak hanya sebagai pengempul barang bekas tetapi dapat menerima jasa penggilingan juga. KSM sejati merupakan KSM yang rajin mengangsur,dan telah menujukkan adanya kemajuan usahanya dan tidak pernah mempunyai masalah akhirnya BKM “Paguyuban Warga” memberikan pinjaman yang kedua sejumlah Rp.3.600.000,- sehingga masing-masing orang mendapat Rp.600.000,- dengan angsuran setiap bulannya Rp.66.000,- BP2apak arofik didalam menjalankan usahanya selalu dibantu istrinya yang bernama ibu Suwartin.Sebelum mempunyai usaha tersebut istrinya tidak mempunyai pekerjaan hanya mengurus kedua anak laki-lakinya saja. Tetapi sekarang dalam waktu luangnya dapat membantu suaminya didalam memilah jenis-jenis barang bekas tersebut.Begitu pula dengan anggota KSMnya yang kesulitan didalam mengangsur pinjaman bergulir tersebut, mereka dapat bekerja membantu usahanya Bapak Arofik.sehingga upahnya dapat digunakan untuk mengangsur. Sebelum bergabung dalam KSM’Sejati” Bapak Arofik dan anggotanya belum pernah mendapatkan kucuran dana atau hutang dari pihak luar/lembaga lain. Karena ada ketakutan tidak bisa mengembalikan karena bunganya terlalu besar dan tentunya prosesnya juga berbelit-belit dan membutuhkan jaminan. Kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan KSM ”Sejati” ngumpul bareng-bareng diwarung kopi. Didalam ngumpul-ngumpul tersebut dengan sendirinya anggotanya memberikan angsurannya kepada Bapak Arofik selaku ketuanya untuk membayarkan kepada UPK. Dengan sering ngopi bareng tersebut anggota-anggotanya tidak ada yang pernah menunggak, karena didalam diri Bapak Arofik dan anggotanya telah tertanam adanya kesadaran bahwa Hutang sampai kapanpun harus dibayar.Dengan itikad yang baik tentunya hasilnya juga akan baik. BP3Bapak Arofik beserta anggotanya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya pada program P2KP yang sekarang berganti nama PNPM-MP,atas segala bantuannya sehingga usahanya mengalami perkembangan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: